Dunia

May 26, 2015

Misteri Ijazah



ijazah
Jika anda seorang Manager SDM, anda harus jeli untuk dapat membedakan ijazah asli mana ijazah palsu. Ketika anda sedang mencari karyawan baru dan menginformasikan kualifikasi karyawan yang dibutuhkan lewat berbagai macam media, maka mulai saat itu anda harus benar-benar selektif dalam setiap proses perekrutannya. Sebelumnya akan saya ilustrasikan salah satu contoh ancaman bagi perusahan anda.
Misalnya anda telah menerima banyak lamaran kerja dari banyak orang dan setiap pelamar kerja tersebut akan melampirkan berkas lamarannya sesuai dengan permintaan dari perusahaan yang biasanya terdiri dari surat lamaran kerja, daftar riwayat hidup, dan lain sebagainya. Tapi apakah anda yakin semua fotocopy ijazah yang mereka lampirkan itu dari ijazah yang sah dikeluarkan oleh instansi pendidikan?. Anda dapat memastikanya hanya dengan melihat ijazah aslinya.
Anda harus jeli, belum tentu setiap ijazah itu asli yang dikeluarkan oleh instansinya. Jika dalam hal ini anda memilih orang yang salah, maka akan berakibat buruk bagi perusahaan anda. Dalam tulisan saya kali ini akan membahas tentang bagaimana cara membedakan ijazah asli atau palsu.
Ijazah Asli Atau Ijazah Palsu
Di zaman yang sudah sangat canggih ini, mendapatkan ijazah tanpa harus menyelesaikan sekolah maupun kuliah sudah sangat mudah didapat oleh berbagai kalangan di masyarakat dengan cara membuat ijazah palsu. Membuat ijazah dan menggunakan ijazah pasu ini adalah tindakan kejahatan yang melanggar hukum. Penggunaan Ijazah ijazah palsu bukanlah hal yang aneh lagi sekarang ini. Pembuat dan pengguna ijazah palsu akan mendapatkan sanksi yang terdapat pada pasal 263 dan 264 KUHP tentang pemalsuan data otentik. Namun sangat disayangkan, jumlah oknum yang menerima jasa pembutaan ijazah semakin banyak dan sangat sudah dapat ditemukan di dunia maya sekalipun. Mereka sering memasang iklan di berbagai situs internet untuk mendapatkan konsumen.
Cara membedakan ijazah asli atau palsu dapat dilakukan dengan memperhatikan form kertas ijazah. Form ijazah asli dikeluarkan oleh perusahaan kertas miliki negara setelah itu perum peruri ijazah dilengkapi dengan logo atau tanda khusus. Apakah hanya itu cara yang dapat dilakukan untuk membedakan ijazah asli atau palsu? Tentu tidak. Hologram yang menempel pada form kertas ijazah dapat anda perhatikan selanjutnya. Pada ijazah asli, hologram merupakan satu kesatuan dengan form kertas ijazah yang dikeluarkan oleh perum peruri sehingga sangat jelas pada ijazah palsu akan menggunakan hologram yang dibuat sendiri dengan cara ditempelkan pada pada bagian tertentu. Hingga saat ini, cara membedakan ijazah asli atau palsu pada stempel bukanlah hal yang tepat karena sangat sulit untuk membedakannya.
Perbedaan ijazah asli atau ijazah palsu dapat anda temukan dibagian-bagian yang telah saya bahas diatas. Semoga artikel yang saya tulis ini mengenai cara membedakan ijazah asli atau palsu dapat bermanfaat bagi anda.

sumber http://swadaya.ac.id/cara-membedakan-ijazah-asli-atau-palsu/

Misteri Beras Plastik


Sejak beberapa hari terakhir, masyarakat heboh dengan peredaran beras yang mengandung bahan sintetis berbahaya semacam senyawa plastik. Kemunculan beras plastik di Bekasi yang menjelang puasa dan di saat suasana politik sedang memanas menimbulkan tanda tanya besar siapa yang bermain-main di komoditas pangan ini.

Pemerintah dan Kepolisian tentu saja dianggap kecolongan pengawasan jika beras plastik tersebut berasal dari impor. Bahkan sampai pada pengujian laboratorium pun, pemerintah terkesan lamban dalam menangani kasus ini.

Sebenarnya bagaimana misteri beras plastik di Indonesia bisa terungkap? Dan apa yang dilakukan pemerintah untuk melindungi warga dari bahaya yang mengancam pada beras plastik tersebut?

Penemuan beras plastik bermula dari laporan warga Mutiara Gading Timur, Kelurahan Mustika, Bekasi, Jawa Barat, Dewi Septiana pada Selasa, 19 Mei 2015. Pedagang makanan ini menemukan keganjilan dengan beras yang di masak. Sebagian beras tidak bisa bercampur dengan air.

"Airnya itu, posisinya ada di atas tidak campur sama nasi. Pada saat masak bubur, nasinya malah ngendap ke bawah, airnya ke atas. Jadi nggak menyatu. Malahan kita masak lagi, proses  banyak air, berasnya malah pecah, nggak hancur seperti masak bubur seperti biasannya," kenang Dewi.

Beras yang dia beli seharga Rp 8.000 per liter tersebut bila dimakan pun rasanya berbeda dengan beras pada umumnya."Rasanya tawar. Kalau bau khas nasi kan wangi, ini baunya tawar aja. Rasa di mulut agak getir," tambah Dewi.

Dia mengakui, pada pedagang beras langganannya itu memang menjual beras palsu, namun dicampur dengan beras lokal biasa seperti setra ramos karawang hingga sekilas sulit dibedakan.
"Warna putih, sama seperti beras asli. Bedanya kalau beras asli kan ada guratannya, kalau dia (beras palsu) halus saja," kata Dewi

Pelaku ditangkap
Menindaklanjuti dugaan beredarnya beras plastik, petugas Polsek Bantargebang Bekasi, Jawa Barat, mendatangi satu toko beras untuk mengecek langsung kebenaran adanya beras plastik tersebut.

"Kami langsung mendatangi lokasi dan mengamankan satu setengah karung dari toko beras tersebut," ujar Kapolsek Bantargebang Kompol Gatot Suyanto.

Menurut Gatot, selain mengamankan beras di toko tersebut, petugas juga mengamankan S (45) dan 5 anak buahnya. "Kini S dan kelima anak buahnya masih dimintai keterangan di Mapolsek Bantargebang," ucap Gatot.

Dia menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah untuk menyakinkan kebenaran beras plastik tersebut.

"Kami masih perlu meyakinkan betul atau tidak beras tersebut dari plastik, biarlah petugas BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yang mengecek langsung untuk meneliti kandungan di dalamnya," ujar Gatot.

Setelah menangkap penjual beras plastik,  Polsek Bantar Gebang bertindak cepat dengan mendatangi Pasar Mutiara Gading Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tujuannya mengambil sampel beras satu karung untuk diteliti di laboratorium. Polisi juga meminta keterangan para penjual dan pegawai kios beras.

"Informasinya (beras plastik), cuma kita belum ke laboratorium dulu untuk pengecekan secara bukti nyata," kata Gatot.

Langkah pemerintah

Lalu bagaimana respons pemerintah atas temuan beras plastik di Bekasi?

Dikonfirmasi bertepatan dengan laporan Dewi Septiana atas beras plastik, Menteri Pedagangan (Mendag) Rachmat Gobel awalnya mengaku belum mengetahui peredaran beras plastik di masyarakat.

"Kan ada pengaduan, saya musti cek. Apakah betul ada itu atau tidak? Itu beras apa, saya belum tahu beras plastik. Saya tahunya dari kawan media semua," kata Rachmat.

Dia menegaskan pemerintah tidak mengizinkan siapa pun mengimpor beras palsu. Artinya, kalau di pasar ditemukan beras palsu, dipastikan itu barang selundupan. Pengedar beras palsu berbahan plastik itu bisa dihukum karena menjual produk yang membahayakan kesehatan masyarakat.

"Ada tindakan hukum karena sudah membahayakan masyarakat. Ini memberikan dampak kesehatan terhadap masyarakat," ungkap Rahmat Gobel.

Sebab dari pernyataan Dokter spesialis gizi klinik dari RS Cipto Mangunkusumo Inge Permadi, jika benar beras palsu tersebut mengandung plastik, maka orang yang memakannya berisiko kanker.

"Plastik adalah salah satu benda asing yang berbahaya untuk dikonsumsi. Bila benda itu masuk ke dalam saluran cerna dan mengendap di saluran pencernaan, maka benda ini bisa memicu kelainan atau perubahan sel yang lama kelamaan bisa memicu kanker," kata Inge.

Terkait asal usul beras plastik dari China, Kasubdit Humas DJBC Haryo Limanseto mengaku pihaknya meragukan impor tersebut. Sebab sepengetahuannya, Indonesia selama ini hanya memasok beras dari Thailand dan Myanmar.

"Kita pasok dari Vietnam dan Thailand. Dari Tiongkok nggak, tapi semua informasi itu perlu.  Bea Cukai akan kita jadikan prioritas," ujar dia.

Selain itu, dia mengungkapkan, Bea dan Cukai selama ini juga belum pernah menemukan indikasi masuknya beras plastik impor ilegal meski kerap menangkap penyelundupan beras.

"Kalau tangkapan yang kami lakukan tidak pernah indikasi beras mengandung plastik, tangkapan beras kan rutin terutama pesisir Sumatera," tambah dia.

Haryo bahkan menduga keberadaan beras plastik bukan dari impor. Namun ini merupakan produksi lokal alias oplosan dari dalam negeri untuk mendapatkan keuntungan lebih.

Senada, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Yazid Fanani menambahkan, pihaknya sedang melakukan pendalaman terhadap sumber beras plastik yang ditemukan di Bekasi.

"Asal beras masih terbatas dari beras lokal yakni di wilayah sekitaran Bekasi. Tapi ini perlu pendalaman lebih lanjut," terang dia.

Benarkah beras mengandung plastik?
Untuk mengusut tuntas kasus ini, Kemendag sudah menggandeng Bareskrim guna melacak dan meminimalisir peredaran beras yang membahayakan tersebut. Bahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar paska penemuan beras plastik ini, seperti di Tasikmalaya dan pasar lain.

Juga yang dilakukan petugas Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Pasar Kranggot, Kota Cilegon, Banten, memperketat pengawasan peredaran beras. Petugas pun merazia sejumlah toko beras di kota itu.

Sayangnya, langkah pemerintah pusat kalah cepat dengan pemerintah Kota Bekasi. Menggandeng Sucofindo untuk menguji secara klinis di laboratorium mengenai kandungan beras plastik tersebut.

Hasilnya dua sampel beras yang beredar di Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, dipastikan palsu dan mengandung tiga bahan kimia berbahaya.

"Kami melakukan uji laboratorium dengan alat yang sensitif dan profesional. Beras ini dibedakan sampel 1 dan 2, secara fisik hampir sama. Hasilnya ada suspect, kandungan yang biasa digunakan untuk membuat bahan plastik," ujar Kepala Bagian Pengujian Laboratorium Sucofindo, Adisam ZN.

Adisam mengaku ada senyawa plasticizer penyusun plastik yang ditemukan dalam beras tersebut. Antara lain Benzyl butyl phthalate (BBP), Bis(2-ethylhexyl) phthalate atau DEHP, dan diisononyl phthalate (DIN).

"Senyawa plasticizer ini biasa digunakan untuk melenturkan kabel atau pipa plastik," ujar dia.

Dia menjelaskan, pengujian ini dilakukan menggunakan alat spektrum infrared untuk melihat apakat terdapat senyawa polimer seperti plastik dalam beras tersebut. Hasilnya, kata dia, terdapat senyawa yang identik dengan polimer. "Beras alami, tidak mengandung senyawa-senyawa seperti ini," kata Adisam.

"Ada senyawa lain dalam kandungan beras tersebut yang sengaja dicampur. Kami menduga, ada kesengajaan memasukkan senyawa lain yang dicampur dengan beras," ucap dia.

Penyebab kanker

Adisam memaparkan, beras palsu itu tak dapat dicerna oleh lambung. Dan bila dikonsumsi secara terus-menerus dapat menyebabkan kanker. Hal ini sudah pernah diuji pada tikus.

Di Eropa, senyawa ini bahkan sudah dilarang digunakan dalam komponen mainan anak. Apalagi untuk bahan makanan.

Sementara Kepala BPOM, Roy Sparringa mengakui telah menyodorkan sampel beras yang diduga sintetis dari Kepolisian ke pusat pengujian obat dan makanan nasional untuk diuji klinis di laboratorium. Dalam kasus ini, katanya, pihaknya sangat berhati-hati untuk menguji secara komprehensif.

"Kalau cuma menguji itu beras plastik atau bukan, kita punya alat canggih yang mendeteksi. Tapi kita juga ingin menguji risiko dan kandungan yang terdapat di beras plastik," jelasnya.

Roy berjanji akan menyelesaikan uji klinis laboratorium terhadap beras plastik. Dan dipastikan hasilnya dapat diumumkan pada Jumat ini. "Jumat ini pengujiannya selesai, dan hasilnya akan kami sampaikan kepada pihak Kepolisian," tegas dia tanpa bersedia membocorkan waktunya.

Setelah diperoleh hasilnya, tambah dia, tim dari Kementerian Perdagangan, BPOM, Kementerian Pertanian dan Kepolisian akan membahas lebih lanjut mengenai antisipasi maupun solusinya.

Yazid Fanani pun mengambil langkah bersama Kemendag dan BPOM untuk menguji beras plastik secara laboratoris, termasuk mengirimkan sampel ke Balai POM.

"Sampel yang dikirimkan dari Polres Bekasi masih dalam tataran pengujian. Sekarang masih proses penelitian laboratorium. Apabila sudah selesai, akan dilaporkan," tegas dia.

Yazid mengaku, pihaknya akan melakukan upaya pencegahan dan penindakan apabila terbukti beras itu mengandung bahan plastik berbahaya. Namun tentunya hal ini tidak bisa dilakukan secara parsial. "Jadi kami butuh dukungan dari seluruh masyarakat, pedagang dan lainnya," terangnya.

Namun sampai dengan pukul 20.23 WIB, Dirjen SPK Kemendag Widodo yang ditemui di kantornya menyatakan belum ada hasil uji laboratorium dari BPOM terkait beras plastik meski dijanjikan pada Jumat ini. "Kan Jumat ini masih ada sampai pukul 24.00 WIB," candanya.

Widodo berharap semua hasil uji laboratorium dari seluruh koordinasi Kemendag, Kepolisian, dan BPOM untuk membuktikan beras berbahan plastik selesai dalam waktu tiga hari. "Saya mau cepat selesai, mudah-mudahan tiga hari selesai," kata dia.



link sumber beras plastik

February 17, 2015

Lowongan Kerja di KSP Artha Bahana Pati


loker pati hari ini
KSP Artha Bahana Pati membuka lowongan kerja, bagi para teman yang berkeinginan silahkan mendaftarkan diri. kami hanya menginformasikan adanya lowongan pekerjaan di pati
info ini kami ambil dari harian suara merdeka yang terbit hari senin 16 februari 2015

KSP Artha Bahan membuka lowongan untuk :
1. Funding Officer (FO).
2. Account Officer (AO)

silahkan datang langsung dan bawa berkas di kantor KSP Artha Bahana 
Jl. HOS Cokroaminoto No. 20 Pati
atau melalui e-mail; hrd_kpo@yahoo.co.id

Lowongan Kerja SPG Micasa Semarang


micasa semarang
Micasa yang berada tepat di jantung kota Semarang. Kami membuka lowongan :

SALES PROMOTION GIRL (SPG) 

Tugas/Job Description:
  • Menjaga outlet baju, aksesoris & perhiasan perak 
  • SPG menetap, bukan untuk event 
Persyaratannya:
  • Wanita 
  • Max.usia 30 tahun 
  • Lulusan SMA/SMK 
  • Memiliki komunikasi dan penampilan yang baik 
Kirim lamaran lengkap ke:

MICASA (Up. Bu Ovi)
Alamat: Jl. Melati Selatan No 11 Semarang.
[Dari Jl Gajah Mada, jalan sebelah Honda Mobil]
Buka Hari Selasa – Minggu pukul 10.00 – 18.00.

KPK dan BG


KPK dan Bambang Gunawan
Kabar berita ini saya ambil dari berita kompas_
Kuasa hukum Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Fredrich Yunadi, mengingatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menghentikan perkara yang menjerat kliennya. Jika KPK masih melanjutkan penyidikan, ia meyakini Polri bakal melakukan perlawanan.
"Kan tadi sudah dinyatakan bahwa penetapan tersangka (Budi Gunawan) oleh KPK tidak sah. Kalau mereka (KPK) berani-berani melanjutkan perkara BG, ya polisi akan tangkap mereka," ujar Fredrich di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (16/2/2015).
Fredrich menegaskan, jika KPK tidak segera mencabut status tersangka kliennya, berarti KPK telah melanggar hukum. Putusan dalam sidang praperadilan, sebut Fredrich, adalah keputusan hukum yang patut diikuti semua pihak.
Fredrich belum mendapatkan informasi apa langkah KPK pasca-putusan praperadilan itu. Namun, apa pun yang dilakukan pihak KPK, dia menganggap tidak ada gunanya.
"Kalau tetap diproses, KPK mendingan suruh sekolah hukum lagi saja deh. Benar-benar itu sudah mengangkangi hukum namanya," ujar Fredrich.
KPK belum bisa memutuskan langkah apa yang akan diambil untuk menyikapi putusan tersebut. KPK menunggu salinan putusan untuk dipelajari. (Baca: Penetapan Tersangka Budi Gunawan Tak Sah, KPK Tunggu Salinan Putusan)
Hakim Sarpin Rizaldi menganggap KPK tidak memiliki kewenangan untuk mengusut kasus yang menjerat Budi. Hakim menganggap kasus Budi tidak masuk dalam semua kualifikasi yang diatur dalam Pasal 11 UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Dalam pasal itu disebutkan, KPK berwenang melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum, penyelenggara negara, dan orang lain yang ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara.
Selain itu ialah kasus yang mendapat perhatian yang meresahkan masyarakat serta kasus yang menyangkut kerugian negara paling sedikit Rp 1 miliar. (Baca: Ini Putusan Hakim)

November 25, 2014

Kenapa Dengan KMP dan KIH


adu kuat antara kmp dengan kih
Kapan Wakil kita yang di DPR akan bekerja?, mungkin pertanyaan ini juga menghinggapi bagi para pembaca! Kita semua pastinya membaca bagaimana perseteruan yang terjadi di DPR! yang seharusnya DPR mencerminkan lebih pintar dari kita, tapi setelah melihat pemberitaan seperti itu, mungkin kita semua merasa menyesal sudah memilih wakil kita. Saya sendiri merasa geram dalam bahasa jawanya adalah "gregeten".
sedikit dari unek-unek yang hanya bisa saya sampaikan di sini, karena kalau saya sampaikan langsung ke Gedung yang megah itu tidak tahu kapan saya akan duduk disana!.......

inilah pemberitaan yang saya ambil dari berbagai sumber .

Pimpinan DPR tandingan yang diajukan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) bisa menimbulkan masalah baru. Soalnya, perseteruan ini dikhawatirkan mengarah pada ancaman politik dan keamanan di Tanah Air.

Oleh karena itu, KIH bersama Koalisi Merah Putih (KMP) mampu menetralisir situasi politik tersebut. Perseteruan ini tentunya bisa berdampak besar dan merugikan rakyat. Elit partai diharapkan berpolitik secara dewasa.

"Perseteruan berkelanjutan ini sebaiknya dihentikan. KMP dan KIH jangan menonjolkan ego dan kekuasaan," ujar Koordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI), Gandi Parapat kepada SP, Kamis (30/10).

Gandi mengatakan, saling sikut antara KMP dan KIH bersumber dari pemilihan presiden (Pilpres). Ajang mengejar kekuasaan ini kemudian berkelanjutan di pemerintahan yang baru. Elit partai tidak mempertimbangkan dampaknya.

"Kedua kubu yang berseteru ini sebaiknya memperlihatkan politik santun dan beretika. Jangan biarkan perseteruan ini menjadi tontonan rakyat dan negara lain. Ini bisa merugikan Indonesia," katanya.

Menurutnya, KIH dan KMP mempunyai satu tujuan yang positif. Kedua kubu ini menginginkan Indonesia bisa lebih maju dan bebas dari korupsi. KIH dan KMP pun mendukung lembaga antikorupsi memberantas korupsi.

"Kedua kubu elit partai ini seharusnya mengumandangkan genderang perang memberantas koruptor. Jadi, siapa saja yang diduga terlibat harus diusut sampai tuntas, termasuk calon menteri yang diberi tanda merah dan kuning oleh KPK itu," sebutnya.

Lihat sumbernya kih vs kmp


Polarisasi wakil rakyat di DPR menjadi dua kubu, Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH), dikhawatirkan akan menghalangi aspirasi rakyat menyusul kuatnya kepentingan partai pengusung koalisi.
Awalnya, dua kubu tersebut berkelompok untuk mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden. Kubu KMP yang digawangi Partai Golkar, Gerindra, PPP, PAN dan PKS mengusung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Adapun KIH yang dibesut PDIP, PKB, Hanura dan Nasdem mengusung pasangan calon Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Dari dukungan tersebut, kekalahan salah satu kubu membuat api perseteruan kian kencang. KMP pun mengajukan gugatan sengketa pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas produk KPU yang memutuskan kemenangan pasangan Jokowi-JK. Setelah sidang selama 14 hari, hakim konstitusi ahkirnya memutus kekalahan untuk kubu KMP. Keputusan itu, mengukuhkan Jokowi-JK sebagai pemenang sah Pilpres 2014 yang merupakan kemenangan kubu KIH.
Ternyata, perseteruan jalur hukum dengan bendera KMP dan KIH belum selesai sampai disitu. Tak terima tajinya dipatahkan di depan pendukungnya, KMP akhirnya menempuh jalur politik melalui DPR periode 2009-2014 dengan menggenjot pembahasan RUU Pilkada dengan mengusung opsi pilkada yang diselenggarakan oleh DPRD.
Setelah melalui pembahasan alot karena Fraksi Partai Demokrat yang semula mendukung opsi pilkada langsung dengan 10 syarat menarik diri dari dukungan, RUU tersebut akhirnya disahkan dengan kemenangan kubu KMP menjadi UU pada Jumat (26/9) dini hari. Sampai pembahasan RUU itu, skor kemenangan imbang untuk kedua kubu.
Setelah skor 1-1, rasa-rasanya rakyat sudah gerah melihat tingkah polah wakilnya di parlemen yang lebih mengutamankan kepentingan partai politik dengan motif tertentu. Para elite politik yang duduk di parlemen dianggap telah merampas hak pilih rakyat dalam pilkada.
Telah usainya periode parlemen perampas hak rakyat dan dilanjutkan dengan pelantikan anggota dewan periode 2014-2019, ternyata belum memberikan angin segar untuk rakyat karena rangkaian perseteruan itu kian meruncing. Perseteruan dilanjutkan dengan modal 62% di DPR—ditambah dukungan Partai Demokrat— kubu KMP menguasai pimpinan parlemen 2014-2019 dengan kemenangan aklamasi paket pimpinan Setya Novato Cs. pada Kamis (2/10/2014) dini hari.
Sidang kali ini, diwarnai aksi walk out dari kubu KIH. Skor menjadi 2-1 untuk KMP. Kubu pengusung Prabowo-Hatta kembali meraih kemenangan dengan menjadi penguasa parlemen. Dengan kemenangan itu, KMP bisa lebih mudah melakukan manuver terhadap kebijakan eksekutif dari kabinet Jokowi-JK.
Melirik daftar panjang perseteruan vis a vis itu, sangat sulit menolak stigma bahwa dua kubu akan akur mencapai mufakat dalam membela kepentingan rakyat. Mampukah aspirasi, etis, dan moral menenggelamkan ego kelompok dalam setiap proses legislasi?

Lihat sumbernya perseteruan kmp vs kih di parlemen


 

October 28, 2014

Guru atau Tentor bahasa


guru bahasa Arab, Inggris, komputer
Kami  akan memberikan informasi tentang tenaga pengajar untuk wilayah Pati, bagi Anda yang membutuhkan staff pengajar di sekolah atau di rumah (untuk private) dalam bidang bahasa Inggris, Arab, maupun komputer anda bisa menghubungi kami untuk konfirmasi.
Bagi yang berminat silahkan hubungi yang bersangkutan;


semoga informasi ini bisa membantu dan bermanfaat.
Bila anda memiliki keluhan tentang komputer/laptop atau mau service tidak tau tempatnya silahkan kunjungi di sini service komputer.

Atau anda mempunyai masalah dengan terjemahan yang belum selesai dan ingin mencari jasa penerjemah dalam bidang bahasa inggris dan sekaligus arab silahkan lihat di sini Jasa Terjemah Inggris dan Arab

Service komputer dan Laptop


service pc/laptop di pati
Anda punya keluhan tentang desktop atau laptop, dan kurang pengetahuan tentang masalah tersebut.
Atau anda memiliki peralatan tersebut rusak silahkan hubungi ;

Service Pc dan Laptop panggilan untuk wilayah Pati, silahkan hubungi langsung :
Kami Hanya melayani wilayah Pati.


Jasa Terjemahan


jasa terjemah inggris, arab, indonesia
Kami di sini mau memberikan info, seiring dengan perkembangan zaman yang serba canggih dan manusia di tuntut untuk memahami berbagai macam bahasa dari berbagai negara. Maka di sini kami menawarkan jasa terjemahan bagi anda yang berminat;
1. kami menawarkan jasa terjemah Inggris ke Indonesia
2. kami menawarkan jasa terjemah Arab ke Indonesia
kami membuka untuk wilayah Pati, bagi selain wilayah Pati apabila membutuhkan jasa terjemahan silahkan konfirmasi melalui e-mail/contact.

demikian informasi yang bisa kami berikan, semoga bisa bermanfaat.


 
bagi yang mempunyai keluhan tentang desktop/laptop atau mau service tidak tau tempatnya silahkan kunjungi dan hubungi yang ada di sini Service komputer dan laptop Pati

October 16, 2014

Festival Janur Floristy


kreasi bisnis janur 2014
Festival Janur Floristy (AIJF 2014) diikuti oleh perancang bunga lokal dan internasional, para pecinta bunga, kantor Kementerian Pendidikan Nasional, Asosiasi Bunga Indonesia (ASBINDO) dan para mitra usaha dari sektor industri florikutura.

Dalam Festival Janur Floristy (AIJF 2014) dengan judul The Authentic Innovation of Janur Floristy 2014 bertema 'Pesta Kembang Bersolek Indonesia yang berlangsung pada 14 hingga 20 Oktober di Mal Gandaria City, menyajikan pesona janur dalam industri kreatif. Dalam pembukaan acara yang berlangsung Selasa, 14 Oktober 2014 diresmikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Indonesia negara yang kaya dengan tumbuh-tumbugan dan di antaranya adalah tanaman hias dan bunga. Janur, atau daun kelapa muda tercatat sebagai salah satu bahan baku yang ikut mendukung pertumbuhan industri bunga di Tanah Air.

Tradisi seni merangkai janus, kata Inneke sarat dengan indentitas diri Indonesia. "Janur itu adalah bagian dari kebudayaan dan heritage Indonesia. Janur sarat dengan filosofi dan way of life Indonesia," kata wanita berkulit putih ini.

Menurutnya, janur dengan kekuatan sebagai kearifan lokal, warisan nenek moyang dan menjadi tradisi seni yang kaya akan kreativitas. "Janur juga menjadi sumber inspirasi yang bisa dikembangkan untuk indutri kreatif dan melalui design modern atau modifikasi, namun nilai kearifan lokalnya tetap terjaga," kata dia.

Yang membuat janur bisa unggul dalam industri kreatif Indonesia, karena sangat inovatif dan kaya nilai artistik. "Enggak kalah dengan Ikebana atau seni merangkai bunga khas Jepang, seni merangkai janur sudah ada sejak jaman nenek moyang dulu. Dan janur menandai dari proses kelahiran, pertumbuhan dan perkembangan hidup, pernikahan hingga kematian," kata Inneke


 Inneke Turangan, Direktur New Line Flora Education Centre, Wanita yang sejak 1994 menekuni merancang bunga. Dan mulai 2004, Inneke yang asal Menado ini menekuni janur. "Janur itu eksotis dan khas Indonesia."


sumber bacaan Industri Kreatif Indonesia

October 08, 2014

Bekerjalah pada waktunya dan Cintai pekerjaanmu



bekerja bagaikan hobi
Bekerja adalah kegiatan kita dalam mencari penghidupan, tapi menjalaninya tidak semudah apa yang di jelaskan oleh para guru-guru kita. Karena pikiran tidak bisa di bohongi. Sedikit artikel yang mungkin mau anda baca ini bisa memberikan gambaran supaya anda bisa tenang dan enak dalam anda melakukan pekerjaan anda.

Berapa kali Anda mengalami pikiran Anda buntu? Tak punya ide atau penyelesaian untuk satu persoalan? Kata ahli, ini bukan soal usia semata, melainkan juga soal bagaimana kita selalu berupaya untuk meningkatkan kinerja otak kita. Apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengantisipasinya?

1. WAKTU YANG TEPAT Sebagian orang yang lebih tua merasa pagi hari adalah saat yang paling enak untuk berpikir. Sementara pada orang yang lebih muda, sore hari justru menjadi saat tepat untuk berkreasi. Coba cermati, kapan Anda merasa bisa berpikir lebih jernih, dan selesaikan pekerjaan yang butuh pemikiran di waktu-waktu tersebut.

2. TERUS BELAJAR Belajar terbukti berdampak positif terhadap kreativitas. Coba Anda ingat, saat sekolah dulu tentu Anda bisa lebih cepat menjawab soal matematika ketimbang saat sekarang, bukan? Usia memang ikut berpengaruh, tetapi proses belajar, dalam bentuk apa saja, terbukti juga berpengaruh terhadap kinerja otak. Jadi, jangan malas untuk selalu mempelajari hal-hal baru.

3. TULISKAN SEMUA HAL Dengan menulis, Anda akan selalu terpacu untuk membacanya, sehingga ingatan pun lama-lama akan menyimpannya dalam otak. Ingat, tinta yang paling jelek pasti jauh lebih awet ketimbang ingatan yang terkuat sekalipun.

4. SELALU PRAKTIKKAN
Peribahasa lama mengajarkan, pisau yang tak diasah pasti akan cepat tumpul. Begitu pula otak kita. Apa artinya punya keterampilan baru jika kita tak pernah mempraktikannya? Jadi, teruslah mencoba mempraktikkan kemampuan Anda, karena itu akan membuat otak mengorganisasikan diri untuk selalu bekerja.

5. PENTINGNYA KONSENTRASI
Apakah Anda sering lupa nama seseorang, padahal Anda baru saja berkenalan dengannya di suatu seminar? Atau, pernahkah Anda tak tahu apa isi sebuah buku, padahal Anda baru saja membacanya beberapa menit lalu? Persoalannya bukan memori Anda yang salah, melainkan Anda tidak berkonsentrasi. Jadi, cobalah berkonsentrasi untuk semua hal.
Semoga pekerjaan anda menjadi yang terbaik buat anda.

September 13, 2014

Menuju CPNS 2014 yang lebih jujur


cpns jujur
Di Jawa Tengah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah suadah mengumumkan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014 yang terbagi menjadi beberapa formasi di berbagai instansi, untuk rincian detailnya silahkan lihat di Formasi CPNS 2014 Jawa Tengah

Pelaksanaan pendaftaran CPNS 2014 jadwal pendaftaran menggunakan sistem computer assisted test (CAT), Sedangkan waktu tesnya akan dilaksanakan bertahap," kata Plt Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sri Puryono yang di publikasikan lewat tribun jateng .

Bagi temen yang berkeinginan registrasi secara online silahkan baca aturan CPNS 2014 https://panselnas.menpan.go.id/ sedangkan untuk pendaftaran dan alurnya silahkan ikuti tautan berikut ini alur dan pendaftaran CPNS 2014 . Untuk formasi silahkan lihat di formasi CPNS 2014.

Dengan sedikit informasi yang bisa saya bagikan semoga bermanfaat bagi temen, saudara yang sedang mencari info tentang CPNS 2014.
Apabila ada salah dan kurangnya silahkan kirim komentar, gunakanlah kolom komentar secara bijak.

September 10, 2014

Formasi CPNS Kemendikbud 2014


formasi cpns 2014
Sesuai pengumuman per 3 September yang dikeluarkan Sekretaris Jenderal  Kemendikbud Ainun Na’im, rincian formasi CPNS Kemendikbud 2014 sebagian besar untuk mengisi posisi dosen. Ada 3.992 formasi untuk kelompok jabatan dosen pada 108 unit kerja perguruan tinggi negeri (PTN). Sedangkan sisa formasi lainnya ditujukan untuk mengisi berbagai kelompok jabatan seperti paramedis dan tenaga administrasi atau teknisi.

"Informasi mengenai unit kerja dan rincian formasinya dapat dilihat pada alamat website http://cpns.kemdikbud.go.id/ dan  https://panselnas.menpan.go.id/ atau website unit kerja masing-masing,"

Seperti halnya institusi lain, pendaftaran CPNS Kemendikbud juga dilakukan secara online melalui laman Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Setiap pelamar unit utama Kemendikbud dapat memilih hingga tiga lowongan formasi. Pendaftaran di Panselnas dibuka 4-18 September 2014, sedangkan pendaftaran melalui portal CPNS Kemendikbud dibuka pada 5 - 19 September 2014.

Untuk melamar sebagai CPNS di Kemendikbud, seseorang haruslah merupakan  Warga Negara Indonesia (WNI) berusia antara 18 tahun dan 35 tahun per 1 Desember 2014. Bagi pelamar berusia 35 tahun dan kurang dari 40 tahun per tanggal yang ditetapkan oleh Panselnas,  harus memiliki masa kerja terus menerus sejak 1 April 1997, pada instansi pemerintah dan atau lembaga swasta yang berbadan hukum yang menunjang kepentingan nasional. Pelamar juga tidak boleh berkedudukan sebagai CPNS atau PNS dan atau tidak sedang menjalani perjanjian atau kontrak kerja atau ikatan dinas pada instansi lain, baik instansi di dalam maupun di luar lingkungan Kemendikbud.

"Persyaratan khusus dapat dilihat di masing-masing unit kerja Kemendikbud yang membuka formasi," imbuh Ainun Na'im.

Kemendikbud akan mengumumkan nama-nama pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi pada 25 September 2014. Kemudian, Tes Kompetensi Dasar (TKD) dijadwalkan dimulai pada 29 September 2014, disesuaikan dengan jumlah peserta. Setelah itu, Tes Kompetensi Bidang (TKB) akan digelar sesuai jadwal unit kerja masing-masing.

Ditargetkan, hasil kelulusan seleksi CPNS akan diumumkan pada minggu ketiga Desember 2014. Pengumuman ini disiarkan secara online melalui laman http://cpns.kemdikbud.go.id/ dan di http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/dan laman unit kerja masing-masing.

September 20, 2013

Jadilah Orang Yang Selalu Bersemangat




SuksesJennie S. Bev dikenal sebagai salah satu penulis, pengusaha, dan pengajar yang sukses berkarir di Amerika Serikat. Ia menjadi salah satu anak bangsa yang berhasil menaklukkan kerasnya medan persaingan di ranah global. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini sekarang mantap berkarir di Kalifornia, Amerika Serikat. Sejumlah perusahaan dot.com sedang dia garap dan besarkan, dan sejumlah bisnis offlinelainnya juga tengah dalam masa inkubasi. Ia juga aktif menulis di berbagai media di Indonesia, Singapura, Amerika, Kanada, Inggris, Perancis, dan Jerman. Lebih dari 900 artikel dalam bahasa Inggris telah dia tulis, dan tak kurang dari 64 buku dalam bahasa Inggris sudah dia terbitkan. Hebatnya, itu semua dia kerjakan di tengah-tengah kesibukannya mengurus bisnis dan masa-masa merampungkan studi doktoralnya.

Profilnya banyak menghiasi sejumlah media massa lokal seperti majalah Fit, Femina, Bisnis Kita, Intisari, Chic, dll. Sebelumnya, Jennie juga sudah beberapa kali tampil di media massa internasional seperti Entrepreneur, Teen, People, Dong, Home Business, Canadian Business, Audrey, The Independent, dan San Fransisco Chronicle. Dan pada September 2006 lalu, Jennie merilis buku pertamanya dalam bahasa Indonesia yang berjudul Rahasia Sukses Terbesar. Buku motivasi tersebut mendapat sambutan cukup hangat di Indonesia dan masuk kategori buku laris. 

Banyak sekali yang ingin Jennie lakukan, raih, dan berikan kepada sesama, bangsa, dan dunia. Begitulah yang tergambar dalam setiap tulisan maupun wawancara-wawancara yang dia berikan. Orang akan mudah melihat betapa kuatnya karakter Jennie hanya melalui tulisan-tulisan maupun wawancaranya. Ia termasuk sosok yang—berulang-ulang dan tanpa bosan-bosannya—meneriakkan supaya kita, sebagai sebuah bangsa, berani menjadi bangsa yang dignified, sebuah bangsa yang punya “harga diri kesatriaan”. Begitulah istilah dia. Dan tampaknya, anjuran Jennie itu akan semakin berkumandang dan banyak didengar oleh khalayak.
Berikut adalah wawancara Jojo Raharjo, seorang penulis lepas, dengan Jennie S. Bev yang dihadirkan khusus untuk pengunjung setia Pembelajar.com.
Jennie, bisa Anda ceritakan, bagaimana kisah Anda meninggalkan Indonesia untuk memutuskan merantau ke Amerika Serikat?
Setelah lulus FHUI tahun 1994, saya berangkat dulu ke UC Berkeley, tepatnya di tahun 1995, kemudian sempat kuliah di beberapa institusi lainnya. Mungkin ini bersumber dari isi hati saya yang selalu mencari dan gelisah.
Saat itu keberangkatan saya dibarengi dengan kekhawatiran akan kakek saya yang sedang menderita colon cancer (kanker usus besar), maka tidak lama kemudian saya memutuskan kembali dan menemani kakek saya sampai beliau meninggal. Pada 1997 saya memutuskan menikah dengan Beni Bevlyadi, suami saya sekarang. Setahun kemudian dengan keadaan ekonomi Indonesia yang morat-marit (krismon), saya bertekat untuk memperbaiki kehidupan dengan memutuskan merantau. Amerika Serikat menjadi tujuan karena saya sudah kenal negeri ini cukup lama. Juga dengan kemampuan bahasa Inggris lisan dan tulisan yang lumayan, lebih mudah bagi saya untuk survive di sana dibandingkan dengan di Jerman, misalnya.



Sejak 1995 sampai masa krismon pra keberangkatan kedua saya untuk bermigrasi, saya aktif menulis di tabloid Kontan, The Jakarta Post, dan The Indonesian Observer untuk kolom opini. Ini juga dilakukan sambil bekerja di sebuah perusahaan printing dan publishing asal Jepang di Singapura dan juga mengajar di salah satu business college di Sunter, Jakarta. Saya ingat artikel pertama saya dimuat di The Jakarta Post, judulnya “End to Thesis Requirement Sets Us One Step Back.” Saya masih simpan fotokopinya. Namanya juga artikel pertama, jadi dikenang terus.
Bekal saya merantau saat itu hanyalah biaya hidup untuk satu tahun, TOEFL score nyaris sempurna, dan keyakinan membara bahwa di manapun saya berada, di situlah rumah saya dan di situlah sukses bisa diraih. Amerika Serikat sebagai negara adidaya dengan kaum intelektualnya yang sangat maju dalam banyak bidang merupakan daya tarik tersendiri bagi saya.
Bukankah untuk menjadi seekor singa, maka kita perlu bergaul dengan singa pula? Jadilah saya memilih Kalifornia, bukan negara bagian lainnya. Kalifornia sendiri adalah kekuatan ekonomi dunia nomor enam, dan satu-satunya yang bukan negara (hanya negara bagian). Di antara singa ini, terutama di Silicon Valley, saya bertarung. Menang atau kalah, sekarang sudah mulai bisa dijawab.
Banyak orang berpandangan sinis kepada orang Indonesia yang sukses dan tidak kembali ke Tanah Air. Sering terungkap kata-kata seperti “anasionalis” dan lain-lain. Bagaimana pandangan Anda terhadap anggapan seperti itu?

Saya mengerti pandangan seperti ini, karena saya juga sering “dituding” demikian. Pertama-tama, kita perlu melihat dengan jujur bagaimana Indonesia sebagai tempat untuk eksistensi. Sebagai contoh, seorang profesor ahli fusi maupun ahli kloning, misalnya, apa yang bisa ia lakukan di Indonesia? Tanpa ada laboratorium yang memadai, apa yang bisa diperbuat? Pemerintah Indonesia sendiri mungkin tidak punya dana untuk membangun laboratorium super canggih seperti itu.


Di sisi lain, banyak orang Indonesia yang sukses di luar negeri namun dipandang “anasionalis” tersebut sebenarnya merupakan duta bangsa Indonesia secara tak resmi. Bukankah dengan berkarya di bidangnya masing-masing, ia memberikan sumbangsih yang membawa nama harum bangsa Indonesia di dunia internasional? Daripada profesor ahli kloning itu kembali ke Indonesia dan malah cuma bekerja serabutan saja, bukankah ia lebih baik berkarya maksimal di laboratorium yang sungguh-sungguh istimewa dan lebih dari memadai untuk berkarya luar biasa? Siapa lagi yang bangga dengan keharuman nama profesor ahli kloning itu? Indonesia, bukan? Bukan Amerika Serikat lho, jangan salah.


Coba lihat betapa banyak ahli komputer asal India di Silicon Valley? Mereka sampai mati pun akan diidentifikasi sebagai orang India, bukan sebagai seorang Amerika karena mereka memang berasal dari India. Dengan keberhasilan mereka sebagai pekerja intelektual, nama India sampai sekarang demikian harum sebagai hub intelektual dunia yang sangat diperhitungkan. Dan mereka menjadi jembatan bagi perusahaan-perusahaan India yang reputasinya baik untuk bergerak di Amerika Serikat karena adanya dukungan moril.


Bagi Indonesia untuk sungguh-sungguh mengikuti perkembangan dunia dan supaya diperhitungkan dunia internasional, kita mesti bergerak dari luar Indonesia. Tujuannya tidak lain supaya dunia internasional mengenal Indonesia sebagai hub intelektual, bukan hanya pengekspor pembantu rumah tangga. Memang ini juga sudah baik, namun alangkah baiknya kalau Indonesia juga dikenal sebagai negara penghasil kaum intelektual?


Saya sendiri walaupun bukan profesor ahli fusi maupun kloning, mungkin adalah satu-satunya orang asal Indonesia telah memecahkan beberapa barriersekaligus. Dalam beberapa bidang, karya saya jauh lebih baik dari mayoritas orang asal Amerika. Dan tentu saja, mereka juga tahu asal-muasal saya, yaitu saya orang yang dilahirkan di Indonesia. Mudah-mudahan karya-karya kecil saya memberi arti sedikit bagi Indonesia dan Asia.
Kembali ke soal nasionalisme, apakah dengan kembali ke Indonesia lantas kerja serabutan lebih baik daripada tinggal di luar negeri namun mengharumkan nama bangsa dengan karya-karyanya? Anda sendiri yang bisa menjawab.


Saya sendiri cinta Indonesia, terutama mereka yang kurang mampu dan terlantar. Sekarang, dengan penghasilan cukup di luar Indonesia, bukankah cukup banyak yang bisa saya lakukan? Misalnya, sekarang saya punya beberapa anak asuh dan bermaksud untuk menyumbangkan seluruh (100 persen) royalti dari buku Rahasia Sukses Terbesar bagi anak-anak yatim piatu dan terlantar. Saya tidak bisa lakukan banyak hal untuk kemanusiaan kalau saya masih kerja sebagai dosen di Indonesia, yang nota bene gajinya mungkin untuk biaya hidup pas-pasan saja.
Nasionalisme bukan berarti letak geografis seseorang, namun bagaimana arti sumbangsih seseorang terhadap Tanah Air dan dunia internasional. Harumkah nama Indonesia dengan Anda berada di Indonesia? Adakah manfaat nyata bagi Indonesia dengan Anda berada di Indonesia? Jika Anda bisa memilih hidup dan berkarya maksimal dengan pengakuan internasional di luar negeri, namun di Indonesia profesi Anda tidak bisa mendapatkan tempat berarti yang lantas membuat Anda kerja serabutan, mana yang dipilih? Anda pasti bisa menjawab.
Kapan saya kembali ke Indonesia? Dalam dua tahun ini, setelah kuliah yang sudah lama terbengkalai ini selesai dan setelah saya menyerap sudah cukup banyak ilmu yang pantas untuk dikontribusikan kembali kepada Indonesia. Saat ini saya sedang luar biasa sibuk dengan segala macam inkubasi bisnis, menulis disertasi, dan memperkuat fisik supaya lebih prima lagi. Dengan hidup gaya militan seperti ini, saya selalu terfokus dengan pencapaian setiap hari.

Nanti ketika saya kembali ke Indonesia, saya tidak akan tanggung-tanggung lagi. Tunggu tanggal mainnya, kawan. Kalau saya tidak akan kembali ke Indonesia, untuk apa saya memperkenalkan diri sekarang? Bukankah lebih baik saya “diam-diam” saja, toh prestasi saya sudah cukup lumayan di luar negeri?
Buku Rahasia Sukses Terbesar ini bukan buku pertama Anda. Bahkan, buku elektronik Guide to Become a Management Consultant menyabet finalis 2003 EPPIE Award. Sebenarnya, nilai-nilai apa yang Anda ingin sampaikan dalam setiap karya Anda?

Buku ini merupakan buku ke-64, ada beberapa buku lagi yang sedang diedit dan belum dirilis, namun kebanyakan dalam bahasa Inggris. Buku ini adalah buku pertama saya dalam bahasa Indonesia.
Setiap karya saya merupakan cernaan saya, biasanya saya mensimplifikasikan konsep-konsep rumit menjadi sederhana. Itulah sebabnya saya tidak pernah menyebut diri saya sebagai seorang jurnalis, karena saya mencerna dulu apa yang saya terima, baru dituangkan kembali dalam bentuk tulisan. Saya adalah an opinionated writer, kecuali ketika menulis artikel-artikel ilmiah.
Nilai yang ingin saya sampaikan hanya satu: segala sesuatu itu mudah, intinya adalah mindset dan bagaimana meng-approach sesuatu. Hal-hal yang rumit mesti disederhanakan dan dijalankan tanpa banyak neko-neko. Maju terus dengan hati yang lurus dan bersih. Bantu mereka yang kurang beruntung di sepanjang perjalanan, supaya bisa sama-sama mencapai gunung kesuksesan.

Apa cita-cita Anda pada masa kecil? Dan, saat ini, bagaimana perasaan Anda, ketika melihat pencapaian-pencapaian Anda? Apakah Anda merasa puas, menyesal, kurang optimal, atau yang lain?

Cita-cita saya tidak pernah tetap, selalu berganti-ganti. Terakhir saya memutuskan untuk menjadi seorang ahli hukum supaya bisa menegakkan keadilan. Ternyata, hukum tidak bisa menjamin keadilan (law is not justice), namun kepentingan-kepentingan para pihak yang dijustifikasikan (law is to justify actions).
Malah saya bisa lebih banyak berbuat tanpa dengan embel-embel “lawyer,” karena dengan menjadi diri sendiri, saya bisa bertindak dengan membawa misi dan visi sendiri, tidak dibatasi oleh satu perspektif saja (dalam hal ini hukum). Sebagai pemegang gelar Master di bidang pendidikan, saya merasa lebih berguna karena kita semua selama masih bernafas merupakan pembelajar. Kita selalu belajar setiap saat. Pendidikan MBA saya juga sangat berguna supaya bisa survivedi dunia usaha, yang hasilnya juga bisa dinikmati oleh mereka yang sungguh-sungguh memerlukan bantuan.
Nggak perlu neko-neko, kerja, belajar, dan memberi. Begitu terus berulang-ulang, itulah pencapaian hidup saya yang terbesar.

Di antara berbagai kutipan orang-orang terkenal yang menjadi inspirasi Anda, ada juga yang berasal dari Soe Hok Gie, “Lebih baik menjadi orang yang diasingkan, daripada menjadi orang munafik.” Apa arti pernyataan itu bagi Anda?
Saya menjunjung tinggi kebenaran dan etika, itu juga salah satu “rahasia” saya bisa survive di negara asing, bahkan sudah cukup memadai dan kadang-kadang berkelimpahan. Saya tidak suka neko-neko, yes or no. Pertahankan itu. Jika tidak sesuai dengan kata hati, saya tidak akan berpura-pura, namun tentu saja saya tetap perlu sopan terhadap orang lain. Namun sikap saya yang tidak suka kemunafikan ini tidak bisa dibilang selalu menguntungkan saya, karena kadang kala jadi senjata makan tuan.
Tetapi saya puas karena saya tidak menipu diri sendiri. Lebih baik orang lain tidak suka kepada saya karena kejujuran saya, daripada saya tidak suka kepada diri sendiri karena kemunafikan. Bukankah begitu?

Anda membentuk komunitas tersendiri untuk mengapresiasi karya Anda. Semacam fans club. Apa visi dan tujuan dari kumpulan orang-orang dalam komunitas ini?

Saya manusia biasa, perlu motivasi hidup juga. Dengan kehadiran mereka yang menyambut positif karya-karya saya, semakin termotivasi untuk berkarya semakin baik dan semakin banyak. Mudah-mudahan mereka pun bisa saling belajar satu sama lain, sehingga bisa saling memperkaya batin.

Semakin hari, kecenderungan orang berkomunikasi dengan teknologi informasi semakin membesar. Saat ini, ribuan situs dibuat setiap harinya. Jarak menjadi bukan masalah dengan fasilitas internet. Bagaimana Anda menyikapi fenomena ini? Positively or Negatively?

Internet adalah femonena luar biasa. Dulu ketika aktif menulis untuk tabloid Kontan, saya pernah menulis tentang Universitas Virtual dan Menjadi Eksekutif Portabel. Kedua hal itu sekarang sedang saya lakoni dan menjadi kegiatan sehari-hari. Sepuluh tahun yang lalu, kedua konsep itu seperti hidup di awang-awang, malah tidak sedikit orang-orang dekat saya yang mencibirkan bibirnya mendengar pandangan saya tersebut.
Internet membuka demikian besar kesempatan untuk bergerak. Di mana pun berada. Indonesia pun bisa bergerak melalui Internet, sepanjang etika tertinggi dijunjung dan perkembangan teknologi diikuti dengan seksama. India dan Cina adalah contoh nyata, bahkan Filipina pun yang mungkin dulu tidak begitu diperhitungkan, sudah menjadi pelaku bisnis di Internet. Menjadi pemain global sudah bukan impian lagi, intinya tinggal mempelajari aspek-aspek nonteknis dalam bisnis, seperti mempelajari budaya, etika kerja, dan tata krama. Juga kemampuan berbahasa Inggris, yang merupakan bahasa utama di Internet.

Intinya adalah harga diri dengan semangat kesatriaan. Dengan adanya hal ini, iri dan dengki berbalik menjadi semangat untuk maju dan memberi.
Apa saja sebenarnya faktor-faktor yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan? Bagaimana peran mimpi, alias visi yang kita tanamkan sejak dini untuk memacu hidup kita?

Sukses sendiri perlu didefinisikan dengan benar. Menurut pandangan saya, sukses adalah mindset. Saya adalah sukses, sukses adalah saya. Bukan pencapaian materi. Bukan pula prestasi yang kasat mata. Sukses adalah tentang being and becoming. Seorang sukses adalah seseorang yang bisa bertahan hidup tanpa kehilangan dirinya sendiri di dalam segala situasi.
Saat tidak punya uang, seorang sukses tidak lantas menyebut dirinya “tidak sukses.” Sukses sebagai mentalitas alias mindset memberikan kekuatan untuk menanggung kegagalan, walaupun berkali-kali. Untuk apa berubah menjadi pesimistis kalau sukses adalah Anda sendiri? Apa pun yang Anda kerjakan, jika dilakukan dengan mindset sukses, akan memberikan buah sukses pula pada akhirnya.
Seperti saya dulu yakin sekali dengan kehebatan sekolah virtual dan kerja virtual walaupun dicerca habis-habisan, ini merupakan suatu visi yang menjadi “blue print” keberadaan saya sendiri. Saat itu saya belum terpikir untuk menjadi pelaku, namun dengan menjadikan keyakinan ini menjadi bagian penting dalam diri saya, sekarang saya menjadi pelaku yang cukup diperhitungkan di pusat intelektual dunia ini.

Anda juga memiliki ketertarikan yang kuat pada dunia film. Apa keinginan tertinggi untuk mengembangkan diri dalam bidang film? Menjadi produser atau penulis skenario misalnya.

Betul, saya sudah berguru kepada Robert McKee. Beliau ini pencetak pemenang Piala Oscar dengan puluhan eks muridnya yang berhasil gemilang di dunia perfilman. Saya sendiri sangat tertarik dengan film-film dokumenter atau film-film ala dokumenter.
Saya ingin memperlihatkan kepada dunia seperti apa dunia ini di mata saya. Saat ini saya sedang menegosiasikan pembuatan film di Perancis. Idealnya dalam dua tahun di muka, saya bisa berkarya di dunia perfilman di Indonesia, namun izinkan saya belajar dulu di Hollywood, karena sekali lagi pusat intelektual dunia letaknya di AS. Dengan belajar dari para pemenang ini, mungkin ada sedikit sumbangsih yang bisa saya tularkan ke Indonesia nanti.

Selama hampir 10 tahun berkelana di AS, bagaimana Anda melihat pola hidup dan tingkat disiplin orang Indonesia dan pekerja di negara barat pada umumnya—soal ketepatan waktu, kebiasaan mengeluh, inovasi, dll?
Kembali ke pribadi masing-masing, namun yang jelas pekerja-pekerja di negara barat kebanyakan mempunyai sifat yang grateful (bersyukur) selama masih ada pekerjaan dan lebih profesional dalam menjalankan tugas. Tentu saja tidak semua pekerja Indonesia buruk dan pekerja AS lebih baik, dan sebaiknya kita tidak men-stereotype pekerja asal Indonesia dan negara-negara lain.

Semangat belajarnya, mungkin, yang membedakan tingkat produktivitas. Etika kerja yang berasal dari “tidak mau mengambil apa yang bukan haknya atau miliknya” mungkin juga yang membedakan pekerja negara-negara maju dengan yang berasal dari Indonesia. Sekali lagi, hal ini mesti ditunjang dengan dignity alias harga diri kekesatriaan, yang mungkin perlu ditingkatkan lagi di Indonesia.
Dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia seperti saat ini, bagaimana Anda melihat prospek bangsa ini (Indonesia) ke depan? Anda optimis, negeri ini bisa bangkit bersaing dengan macan-macan Asia, dan negara-negara dunia ketiga lain yang terus berkembang?
Beberapa tahun lalu, Malaysia dan Vietnam belajar dari Indonesia soal membudidayakan padi. Namun, sekarang kita sudah ketinggalan dari mereka. Apa masalahnya? Mungkin bukan tempatnya saya untuk menunjukkan kepada siapa pun, namun izinkan saya untuk memberi masukan membangun.
Pertama, kestablian keamanan negara sangat menentukan perkembangan ekonomi. Kedua, pengembangan infrastuktur (jalan-jalan dan telekomunikasi) merupakan pendukung utama roda ekonomi dan kebudayaan. Ketiga, mindset sejajar dengan bangsa lain yang sungguh-sungguh didukung oleh prestasi anak negeri. Saat ini kebanggaan Indonesia kurang didukung dengan prestasi-prestasi nyata. Tidak perlu melulu dalam bidang olah raga, namun lebih penting lagi di bidang teknologi, komunikasi, dan intelektual.
Dan tentu saja tidak perlu tunggu bantuan pemerintah untuk berbuat sesuatu. Jalankan saja yang terbaik yang bisa Anda lakukan. Apabila Anda hanya bisa memasak, jadilah tukang masak yang paling baik selingkungan Anda. Jika Anda hanya pintar main gitar, jadilah pemain gitar paling sohor sekota tempat tinggal Anda. Intinya jadilah diri Anda yang terbaik, bukan hanya sekadar bernapas untuk hari ini.

Seluruh royalti dari buku ini akan Anda sampaikan kepada anak-anak terlantar yang membutuhkan bantuan. Apa misi di balik niat mulia ini?
Membangun awareness untuk memberi. Jika kita berkelimpahan, tunjukkan kelimpahan kita itu dengan memberi, bukan dengan menjadi super pelit dan sangat memproteksi kekayaan materi kita. Saya berharap supaya semakin banyak orang-orang yang merasa berkelimpahan untuk selalu memberi, bukan hanya ketika agama mengharuskan, namun karena panggilan hati.
Juga, dengan semakin banyak kita memberi bagi mereka yang sungguh-sungguh memerlukan, maka semakin mulia arti uang bagi kita semua. Selama ini orang memandang uang sebagai sebagai sesuatu yang negatif dan mengandung konotasi maksiat. Ini salah besar. Sebagaimana pisau, uang adalah netral. Bagaimana arti uang sebenarnya tergantung oleh apa yang kita perbuat dengan uang itu.
Tentu saja kita perlu selektif dalam memberi karena akan banyak semut yang mengerumuni gula, bukan? Hati-hatilah dalam memberi supaya kita tidak membangun bentuk kemalasan dan kepecundangan baru.

Banyak orang cenderung gamang menghadapi bisnis baru yang akan dirintisnya. Sering bayangan akan kegagalan lebih besar daripada optimisme akan keberhasilan. Ada tips untuk mereka?

Kembali lagi, sukses adalah mindset. Kegagalan di satu bidang atau satu kali saja, tidak membuat Anda seorang pecundang. Sambutlah kegagalan sebagai salah satu cara untuk belajar dan berkaca apa saja yang perlu diperbaiki lagi. Seorang sukses tidak pernah takut gagal, malah ia dengan suka cita dan rendah hati menggunakan kesempatan ini untuk belajar. Jangan takut gagal, karena dengan Anda takut gagal, sebenarnya Anda takut menjadi sukses